Mengabarkan Seputar Berita Menarik

Jokowi jalan-jalan ke Eropa, bawa misi perdamaian Ukraina-Rusia

ukraina-Rusia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Jerman. Jokowi membawa misi penjaga perdamaian ke Ukraina-Rusia.

“Yang pertama akan ke Jerman untuk KTT G7, dimana kita di sini sebagai negara mitra G7 dan juga diundang ke KTT G7 ini sebagai ketua kepresidenan G20,” kata Jokowi dalam keterangan pers tentang kunjungan kerja ke luar negeri, seperti dalam video di akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (26/6/2022).

Jokowi akan mengundang para pemimpin G7 untuk mempromosikan perdamaian di Ukraina. Selain itu, Jokowi meminta para pemimpin G7 untuk mencari solusi atas krisis pangan dan energi.

‘’Di sini kita akan mendorong dan mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina dan mencari solusi atas krisis pangan dan energi yang melanda dunia ini secepatnya,” kata Jokowi.

Setelah Jerman, Jokowi akan berangkat ke Ukraina. Yokovi akan bertemu dengan Volodymyr Zelenskyy untuk mempromosikan ruang dialog dengan Rusia.

“Misinya adalah mengundang Presiden Ukraina, Presiden Zelenskyy, untuk membuka ruang dialog dalam konteks perdamaian guna membangun perdamaian. Karena perang harus dihentikan,” tambah Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi akan bertolak ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Jokowi akan mendorong gencatan senjata antara Ukraina-Rusia.

Apa yang kami tawarkan?” kata Evi saat dihubungi, Senin 27 Juni 2022.

Biasanya, kata dia, negara yang sedang berperang memiliki mekanisme hukuman dan hukuman alias carrot-and-stick. Evi mencontohkan Amerika Serikat mampu menekan mereka dengan memberikan bantuan ekonomi agar dua negara tertentu dapat menghentikan pertempuran mereka.

Sementara itu, Indonesia saat ini diyakini tidak memiliki uang dan senjata untuk memaksa kedua negara Eropa Timur itu berhenti berperang. “Kapan kita mau memberikan bantuan ekonomi? Jadi secara materi kita tidak kuat, pembawa damai harus punya modal, Indonesia tidak punya,” kata Evi.

Sebelumnya, rencana kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina akhir bulan ini dikomunikasikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Menurut dia, misi Jokowi di dua negara yang bertikai itu adalah untuk lebih mengedepankan semangat perdamaian.

Sebagai presidensi G20 dan anggota Champion Group Global Crisis Response Group yang dibentuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Perserikatan Bangsa-Bangsa, Retno mengatakan, Jokowi memilih untuk berkontribusi dalam isu geopolitik ini.

Retno mengatakan kunjungan presiden menunjukkan kepeduliannya terhadap masalah kemanusiaan. Presiden juga akan berusaha berkontribusi untuk mengatasi masalah pangan.

“(Masalahnya) karena perang, efeknya dirasakan oleh semua negara, terutama negara berkembang dan berpenghasilan rendah. Dan (Presiden) terus mendorong semangat perdamaian,” kata Retno saat konferensi pers virtual di Departemen Luar Negeri Rabu, Rabu, 22 Juni 2022.

Semoga bermanfaat artikel ini ! Baca juga : Beijing

Exit mobile version