Jumlah Pasien dalam Kasus COVID-19 di Wisma Atlet bertambah lagi!

Jakarta – Jumlah pasien COVID-19 yang di rawat di Wisma Atlet Kemayoran kembali meningkat. Hari ini 71 pasien di rawat.

Berdasarkan data laporan harian yang di terima, Jumat (17/6/2022), hingga pukul 08.00 WIB, ada 71 pasien corona yang di rawat inap di Wisma Atlet Kemayoran.

Rinciannya, 35 pasien laki-laki dan 3 pasien perempuan.

Kemarin, Kamis (16 Juni), 63 pasien di rawat. Hingga saat ini, 8 pasien lainnya di rawat di Wisma Atlet Kemayoran.

Jumlah 71 pasien rawat inap meningkat dalam seminggu terakhir.

Merujuk data harian Selasa (5 Oktober) pekan lalu, hanya 2 pasien corona yang di rawat.

“Pasien COVID telah meningkat dari 63 pasien menjadi 71 pasien, menunjukkan perlunya peningkatan perawatan kritis di Wisma Atlet dan penekanan pada protokol kesehatan untuk mempercepat penyembuhan mereka yang di rawat, memungkinkan pengurangan jumlah pasien yang signifikan,” jelas laporan data. .

Adapun pasien corona bahkan 1 orang sembuh hari ini. Sedangkan pasien nol meninggal.

Secara keseluruhan, data dari 23 Maret 2020 hingga 17 Juni 2022, 164.361 pasien di rawat di Wisma Atlet Kemayoran dan 164.290 di pulangkan.

Ungkap Presiden Joko Widodo  terhadap Pasien Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kasus Corona atau COVID-19 di Indonesia sedikit meningkat pasca libur Idul Fitri atau Lebaran 2022.

Jokowi mengimbau semua pihak untuk tetap waspada.

“Saya minta di waspadai sedikit kenaikannya karena kemarin ada masalah tiga minggu atau sebulan lalu karena kita lebaran. Tapi saya kira lonjakan ini masih terkendali,” kata Jokowi di Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022).

Jokowi menjelaskan, evaluasi kasus COVID-19 di Indonesia harus berdasarkan data.

Menurut Jokowi, kasus COVID-19 saat ini masih terkendali.

“Yang paling penting adalah kami tetap berpegang pada tingkat positif, itu pegangannya. Harus di bawah 5 persen, kita sekarang di 1,03 persen. Jadi dia masih dalam posisi terkendali,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia masih terkendali berdasarkan faktor tingkat penularan. Meski demikian, ia tetap mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin corona dosis ketiga atau booster.

“Pertama, tingkat positifnya masih di 1,03, masih di bawah 5 persen. Kemudian transfer rate masih terkendali. Angkanya 20 per 100.000 kasus per minggu dan kita masih nomor 1. Terkendali tapi tetap waspada itu penting. Oleh karena itu, sekali lagi saya tekankan pentingnya booster shot ketiga, dan akan terus kita lakukan,” jelas Jokowi.

Ayo simak juga ulasan berikut ini : Produksi Batu Bara Meningkat, semoga bermanfaat artikel kali ini!

 

Leave a Comment